Siapkan Generasi Muda Adaptif, Perpusda Bangka Barat Gelar Edukasi Literasi Digital dan Keuangan




MENTOK, BANGKA BARAT (19/5/2026) – Dalam rangka menyiapkan generasi muda adaptif, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Perpustakaan Daerah (Perpusda) Babar kembali menghadirkan program edukatif bagi generasi muda.

Kali ini, mereka menggelar kegiatan Literasi Digital dan Literasi Keuangan yang berpusat di Gedung Perpusda Bangka Barat pada Selasa (19/5/2026).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya nyata meningkatkan kompetensi anak muda dalam menghadapi tantangan era digital, sekaligus membangun kesadaran mendalam terkait pengelolaan keuangan yang cerdas, bijak, dan produktif sejak dini.


Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh kalangan pelajar dan generasi muda setempat. Untuk memberikan bobot materi yang kredibel dan aplikatif, Perpusda Bangka Barat menghadirkan pemateri berkompeten dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Para peserta dibekali berbagai materi krusial, mulai dari penggunaan media digital secara bijak, teknik menyaring informasi dan melawan hoaks, etika bermedia sosial, hingga edukasi mendasar mengenai pengelolaan keuangan pribadi serta perencanaan finansial masa depan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka Barat, Farouk, menyampaikan bahwa kombinasi literasi digital dan keuangan merupakan keterampilan dasar (kunci) yang mutlak harus dimiliki oleh generasi Z dan Milenial saat ini.

"Anak muda tidak cukup hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi mereka juga harus mampu memahami informasi secara kritis, bijak dalam bermedia sosial, serta memiliki kemampuan mengelola keuangan dengan baik," tegas Farouk.

Farouk menambahkan bahwa media digital harus dimanfaatkan sebagai ladang mencari ilmu untuk mengasah berbagai keahlian—baik di bidang ekonomi, politik, maupun finansial—yang nantinya dapat diaplikasikan dan menjadi nilai tambah dalam kehidupan sehari-hari.

"Kami berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi muda Bangka Barat yang cerdas digital, produktif, kreatif, dan memiliki perencanaan keuangan yang matang untuk masa depan mereka," imbuhnya.

Transformasi Perpustakaan Modern

Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan DPK Bangka Barat, Eka Octawianto, menilai bahwa institusi perpustakaan sudah saatnya bertransformasi dengan menghadirkan program literasi yang lebih kontekstual dan dekat dengan dinamika kehidupan pemuda.

Menurut Eka, esensi literasi hari ini telah berkembang jauh melampaui aktivitas membaca buku fisik secara konvensional.

"Literasi hari ini adalah tentang bagaimana kemampuan memahami informasi digital, membentengi diri dari hoaks, menjaga etika bermedia sosial, hingga memahami pengelolaan keuangan pribadi," jelas Eka.

Melalui terobosan ini, DPK Bangka Barat berkomitmen untuk terus mendorong Perpusda agar hadir sebagai ruang belajar yang modern, terbuka, edukatif, inspiratif, sekaligus aplikatif guna mencetak sumber daya manusia yang adaptif terhadap tantangan zaman.

Penulis            : zl

Foto                 : zl

Editor               : ahmad