UT Jajaki Kerja Sama dengan Perpusda Bangka Barat
MENTOK, DPK BABAR - Universitas Terbuka (UT) menjajaki kerja dengan Perpustakaan
Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangka Barat (Babar), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Langkah awal rencana kerja sama untuk Perkuat Literasi dan
Kelembagaan Perpustakaan berberlangsung di Gedung Dinas
Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Bangka Barat, Selasa (28/04/2026) tersebut
dilakukan dengan adanya audiensi antara UT dengan Sekda Babar dan Kepala DPK Bangka Barat.
Direkrtur Universitas Terbuka (UT) Pangkalpinang Unggul Utan
Sufandi menyampaikan komitmen institusi dalam membangun kemitraan strategis
dengan Pemerintah Daerah.
Fokus utama audiensi ini, disebutkannya, adalah penjajakan
Nota Kesepahaman (MoU) yang mencakup penguatan implementasi Tri Dharma
Perguruan Tinggi, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada
masyarakat, sebagai bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas
sumber daya manusia di Kabupaten Bangka Barat.
Usai bertemu Sekda Bangka Barat, audiensi lanjutan dilakukan
dengan Kepala DPK Bangka Barat, yang dihadiri oleh Direktur UT Pangkalpinang
bersama Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dan UT beserta tim.
Pertemuan ini membahas rencana Perjanjian Kerja Sama (PKS)
yang lebih teknis dan aplikatif, terutama dalam bidang penguatan literasi
masyarakat, pengembangan perpustakaan berbasis digital, serta peningkatan tata
kelola kearsipan yang modern.
UT juga menawarkan dukungan berupa akses terhadap sumber
belajar terbuka, pelatihan, serta pendampingan berbasis keilmuan yang relevan
dengan kebutuhan lokal.
Melalui rangkaian audiensi ini, diharapkan terjalin sinergi
yang berkelanjutan antara UT dan Pemerintah Kabupaten Bangka Barat, khususnya
dalam mendukung pembangunan daerah berbasis pengetahuan.
Implementasi MoU dan PKS ke depan diharapkan mampu melahirkan
berbagai program inovatif yang berdampak nyata bagi masyarakat, sekaligus
memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkualitas di wilayah
Bangka Barat.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bangka
Barat Farouk Yohansyah menyampaikan bahwa kolaborasi dengan perguruan tinggi
merupakan bagian penting dalam pengembangan layanan perpustakaan yang lebih
adaptif dan inovatif.
Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas
akses masyarakat terhadap sumber pengetahuan yang berkualitas sekaligus
memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat di
daerah.
“Kerja sama ini merupakan bentuk sinergi yang sangat
strategis dalam meningkatkan kualitas layanan perpustakaan. Kami berharap
kolaborasi dengan Universitas Terbuka (UT) dapat mendorong penguatan literasi
masyarakat sekaligus memperkuat kelembagaan perpustakaan di Bangka Barat,”
ujarnya.
Ia menambahkan, melalui kerja sama tersebut, berbagai program
pengembangan literasi serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang
perpustakaan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan terarah. Untuk
sementara kita sudah melalukan beberapa kerjasama terkait kerjasama Pendidikan,
pengembangan kompetensi perpustakaan dan juga sarjana pendidikan.
“Saat ini memang belum formil karena masih menunggu MOU dan perjanjian
kerja sama antara Bupati dan Rektor Univeresitas Terbuka (UT), baru setelah itu
kita akan menjajaki beberapa urusan yang lebih teknis sehingga beberapa manfaat
akan lebih banyak kita dapatkan,” ungkapnya.
Kepala Bidang Pembinaan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan
Kearsipan Bangka Barat, Eka Octawianto, menilai kerja sama ini membuka peluang
besar dalam pengembangan ekosistem literasi berbasis pendidikan dan teknologi.
“Kolaborasi ini memberikan ruang bagi peningkatan kompetensi
pengelola perpustakaan, pengembangan sumber daya informasi, serta pemanfaatan
teknologi dalam layanan perpustakaan,” jelasnya.
Menurutnya, sinergi antara perpustakaan daerah dan perguruan
tinggi seperti Universitas Terbuka juga dapat mendorong hadirnya
program-program literasi yang lebih inovatif, termasuk kegiatan pendidikan,
penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan Perpustakaan Daerah
Kabupaten Bangka Barat semakin berkembang sebagai pusat literasi yang inklusif,
adaptif, dan berdaya saing, serta mampu memberikan kontribusi nyata dalam
meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Penulis : zl
Foto : zl
Editor : ahmad